Unit Layanan Forensik & Medicolegal RSUD Tarakan Jakarta memberikan pelayanan Kedokteran Forensik dan Medikolegal, yang meliput Pelayanan Forensik Patologi (korban meninggal) dan  Pelayanan Forensik Klinik ( Korban Hidup).

Pelayanan Forensik Patologi (korban meninggal) Berupa :

  • Pemeriksaan Luar Jenazah untuk kepentingan penegakkan hukum (Pembuatan Visum et Reprtum), maupun untuk kepentingan identifikasi ( bila jenazah tidak dikenal).
  • Perawatan jenazah (pemulasaran jenazah) dilakukan di kamar Jenazah.

Pelayanan Forensik Klinik ( Korban Hidup) Berupa :

  • Pemeriksaan Korban kasus kecelakaan Lalu lintas.
  • Pemeriksaan korban kasus aniaya.
  • Pemeriksaan Kasus Seksual (perkosaan/persetubuhan dan pencabulan).
  • Pemeriksaan Kasus Kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Semua pemeriksaan tersebut di atas akan menghasilkan Visum et Repertum, dimana visum itu sendiri akan dibuat atas permintaan penyidik kepolisian serta hasil visum akan diberikan kepada pihak penyidik tersebut.

Dalam memeriksa dan menangani kasus diatas khususnya kasus seksual dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, bagian forensik dapat juga bekerjasama dengan spesialis lain seperti psikiatri,kebidanan,bedah,anak,kulit dan Patologi klinik(laboratorium),untuk kesempurnaan terapi dan hasil visum. Juga bekerjasama dengan P2TP2A dalam penanganan korban selanjutnya.

Ruang transit jenazah dan ruang administrasi kamar jenazah

Ruang  pemulasaran dan lemari penyimpan sementara jenazah

RUANG MEMANDIKAN JENAZAH

RUANG PEMERIKSAAN KASUS SEKSUAL DAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK

 

Layanan yang akan dikembangkan melalui penelitian & observasi berulang yaitu tentang layanan konservasi atau pengawetan jenazah formula. Konservasi formula ini adalah jenis pengawetan yang dilakukan dengan tujuan menghambat proses pembusukan di luar metode konvensional, agar fisik jenazah tidak mudah membusuk, tidak mengalami perubahan warna, elastic, & tidak berbau menyengat.

( Yang akan dilaksanakan/ sedang dalam tahap pengadaan/persiapan korban hidup)

  • Pengawetan Jenazah (embalming),pengawetan yang dilakukan dengan tujuan menghambat proses pembusukan di luar metode konvensional, agar fisik jenazah tidak mudah membusuk, tidak mengalami perubahan warna,& tidak berbau menyengat. Dan menjadi syarat bila Jenazah akan dibawa keluar kota Jakarta dengan menggunakan Pesawat Terbang. Embalming sebagai layanan unggulan yang dikembangkan melalui penelitian & observasi berulang yaitu tentang layanan konservasi atau pengawetan jenazah formula
  • Pemeriksaan Jenazah yang telah dikubur.( untuk kepentingan penegakkan hukum)
  • Pemeriksaan Dalam Jenazah (OTOPSI) à dilakukan atas permintaan penyidik ( kepolisian) untuk pembuatan Visum et Repertum, dan dapat juga atas permintaan keluarga jenazah yang disebut sebagai Otopsi Klinik.
  • DVI (Disaster Victim Indetification)à sistem identifikasi terhadap korban2 bencana agar mudah dikenali oleh keluarga korban tersebut.
  • Pemeriksaan Jenazah yang diduga korban intoksikasi dengan bekerjsama dengan laboratorium RS Tarakan dan Laboratorium Forensik.
  • Pelayanan/ Penyewaan ruangan rumah Duka.
  • Pelayanan penitipan Jenazah dalam lemari Pendingin.
  • Transportasi Jenazah dari Rumah Sakit Tarakan Ke rumah duka/korban.

( Yang akan dilaksanakan/ sedang dalam tahap pengadaan/persiapan korban meninggal)

  • Konsultasi kasus medikolegal
  • Pemeriksaan Kasus Paternitas ke-ayah-an (DNA)
  • Konsultasi etikomedikolegal dalam praktek transplantasi
  • Saksi Ahli banding di Pengadilan.
  • Pemeriksaan Toksikologi

START TYPING AND PRESS ENTER TO SEARCH